Ads 468x60px

Minggu, 25 Maret 2012

Mana yang lebih baik ? PTN atau PTS


Oleh Nanang B Subekti 924 Maret 2012). Tulisan ini berawal dari beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh para pembaca web saya, baik yang mau kuliah sarjana maupun pasca sarjana. Pertanyaan mereka seputar mana yang lebih baik antara kuliah di PTN atau PTS. Sepintas pertanyaan di awal kelihatan sederhana sekali, namun jika diuraikan ternyata memiliki jawaban yang  panjang.
Sebelum saya terlalu membahas permasalahan tersebut di atas, terlebih dahulu saya ingin menekankan jika antara PTN dan PTS masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam arti tidak selamanya PTN lebih baik daripada PTS misalnya ketika kita berbicara tentang suatu program studi. Namun secara umum karena PTN milik pemerintah sehingga mayoritas kampus-kampus PTN lebih eksis dan terhindar dari konflik-konflik kepentingan pengelolanya daripada PTS.
Saya sendiri bukanlah produk dari PTN meskipun awalnya saya bisa masuk PTN melalui jalur PBUD pada waktu itu. Karena beberapa alasan tertentu, saya pun kuliah di PTS dengan penuh percaya diri. Ternyata hasilnya juga tidak seburuk dengan teman-teman lulusan PTN. Jadi menurut saya mau ke PTN atau PTS itu sesuatu hal yang tidak perlu dipermasalahkan secara  besar, namun yang perlu dipermasalahkan adalah semua yang berhubungan dengan jurusan yang akan kita ambil. Mungkin hal-hal di bawah ini bisa menjadi bahan pertimbangan:
1. Biaya kuliah
Untuk saat ini tidaklah selalu benar jika PTN lebih murah dari PTS, bahkan di beberapa kasus PTN jauh lebih mahal dari PTS.  Dari kasus tersebut Anda harus mengukur kekuatan keuangan Anda, dan periksa baik-baik semua biaya yang terlibat dengan kuliah.  Saya pribadi pernah bertemu dengan seorang mahasiswa yang justru memilih di PTS karena dia berasal dari kampung dengan orang tua bekerja sebagai buruh. Baginya meskipun di PTN tetap saja tidak sanggup membayar biaya kuliahnya. Akhirnya dia memilih PTS yang menawarkan beasiswa sampai selesai kuliah. Walhasil mahasiswa tersebut bisa menyelesikan kuliahnya dan mendapatkan pekerjaan yang baik.
Hal yang perlu diingat adalah jika biaya kuliah tidak hanya SPP, tetapi banyak sekali item-item yang lain. Silahkan baca tulisan saya ini yang membahas seberapa banyak biaya dikeluarkan untuk S1 (LINK)
2. Status Akreditasi
Setiap mahasiswa sebaiknya  jeli dengan status akreditasi kampus dan bertanya baik-baik dengan pihak kampus tentang status akreditasi program studi yang akan ditempuh. Hasil akreditasi bisa dipergunakan acuan mutu suatu prodi. Jadi meskipun swasta jika akreditasinya A maka kampus tersebut bisa dijadikan pilihan untuk studi lanjut.
3. Fasilitas Kampus
Suatu kampus yang baik pasti akan menyediakan fasilitas untuk mendukung kesuksesan perkuliahan. Untuk kampus PTN secara umum tidak ada banyak masalah dengan fasilitas kampus karena ada standard yang pasti dari pemerintah seperti gedung yang sudah pasti, perpustakaan, dosen dll. Khusus kampus swasta perlu studi ke lapangan selain membaca brosur untuk memastikan gedungnya ada tidak (tidak sedikit kampus yang gedungnya hanya menyewa sehingga sering pindah-pindah), perpustakaan (tidak sedikit PTS yang memiliki perpustakaan yang minim buku), dosen atau staf pengajar (bisa dilihat status pengajarnya termasuk latar belakang pendidikan dosennya seperti apakah kampus tersebut memiliki dosen tetap yang cukup atau masih menggunakan dosen luar biasa), dan aneka fasilitas yang mendukung belajar mahasiswa.
4. Pengelola / Pendiri
Untuk kampus PTN tidak ada masalah karena PTN adalah milik pemerintah. Bagi saya mahasiswa perlu hati-hati dengan PTS dan perlu untuk mengetahui siapa yang mengelola seperti pendiri dan yayasan yang mengelolanya. Tidak sedikit kampus PTS yang sering bermasalah dengan yayasan pengelolanya sehingga terjadi keributan diantara yayasan dan majemen kampus  yang dipimpin rektor  dan direktur. Nah, jika terjadi konflik di dalam tubuh yayasan maka akan menyeret mahasiswa dan kualitas pendidikannya. Tidak sedikit konflik yayasan membawa kehancuran tidak hanya kampusnya tetapi juga mahasiswa dan civitas akademiknya.
5. Observasi langsung
Jika memiliki waktu, tenaga dan biaya sebaiknya melakukan observasi  langsung ke kampus tujuan kuliah. Jangan percaya sepenuhnya dengan brosur yang disebar atau dibagikan. Tidak sedikit terjadi hal yang kontras antara apa yang terdapat dalam brosur dan kenyataan lapangan. Jika jarak dari tempat tinggal dan kampus tujuan studi terlalu jauh, silahkan mencoba mencari tahu teman atau orang lain yang pernah  menempu studi di kampus tersebut untuk bercerita tentang kampusnya.
Akhir kata saya menyimpulkan jika kuliah di PTN dan PTS sama saja. Selama Anda mampu memilih kampus yang tepat dan sesuai dengan diri Anda dan masa depan Anda bagi saya itu adalah sesuatu hal yang perlu diutamakan. Pendidikan adalah investasi untuk masa depan yang akan dipergunakan sebagai senjata untuk mencari kehidupan yang lebih baik seperti pekerjaan. Anda tidak ingin investasi Anda rusak atau tidak menghasilkan apa-apa kan? Salam Pendidikan!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar