Ads 468x60px

Sabtu, 24 Maret 2012

Standar S1 RI-Singapura Bakal Disetarakan

Bogor Kabar baik bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi di Singapura. Tidak lama lagi, lulusan S1 dari perguruan tinggi di Indonesia tidak perlu menempuh tahap penyetaraan karena ada penyamaan standar pendidikan antara dua negara.

Demikian salah satu isi nota kesepakatan kerjasama RI-Singapura yang ditandangani pemerintah dua negara siang ini, Selasa (13/3/2012). Penandatanganan berlangsung dalam pertemuan konsultatif antara Presiden SBY dengan PM Lee Hsien Loong di Istana Bogor, Bogor.

"Ada penyamaan standar, sehingga lulusan dari sini bisa diakui di sana dan sebaliknya," ujar Mendikbud M Nuh.

Nota yang ditandanganinya bersama Menlu Singapura, K. Shanmugam, itu terdiri dari empat butir kesepakatan kerjasama baru bidang pendidikan. Selain penyamaan standar pendirikan S1, juga kerjasama penelitian, pertukaran mahasiswa dan dosen.

"Keuntungannya di dua pihak. Adik-adik kita bisa sekolah di sana, dan kita dorong mereka sekolah di sini," jelas mantan rektor ITS itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar